Menginstall Windows XP
Mungkin bagi para teknisiwan yang handal hal ini sudah biasa, namun apa salah nya untuk berbagi ilmu yang kita ketahui ... nah langsung saja Untuk menginstall Windows XP spesifikasi minimal hardware yang dibutuhkan :
- Prosesor Pentium 1.5 Ghz/AMD yang setara.
- CDROM/DVDROM drive.
- RAM 128 MB.
- Langkah pertama, kita setting first booting BIOS (Basic Input Output System) pada DVD/CD-ROM , untuk BIOS ini setting masuk dengan menekan tombol "Del".
- Arahkan pada "Boot Device Priority", lalu ubah first bootnya ke DVD/CD-ROM, setelah itu tekan tombol "F10" untk menyimpan settingan tadi.
- Masukkan CD Drive Windows XP, Pada saat muncul perintah "Press any Key ..." tekan sembarang tombol dan proses installasi dimulai.
- Setelah muncul tampilan berikut tekan Enter untuk lanjut pada proses installasi.
- Akan muncul jendela "Lisencing Agreement tekan F8" untuk melanjutkan.

- Tampilan berikut, posisi partisi belum terisi oleh sistem windows. Tekan Enter untuk menginstal langsung tanpa membuat partisi. Atau
jika membuat partisi, Tekan C untuk membuat partisi. Lalu masukan
berapa besar kapasitas partisi yang di inginkan dan tekan Enter untuk
membuat partisinya.


- Kemudian tekan Enter untuk melakukan proses installasi. Usahakan 2 partisii

- Dan pilih NTFS file system (Quick) atau FAT file system (Quick) lalu tekan Enter untuk proses installasi dasar, dan setelah selesai sistem akan merestart otomatis. Bedanya :
- NTFS atau New Technology File System1, merupakan sebuah sistem berkas yang dibekalkan oleh Microsoft dalam keluarga sistem operasi Windows NT, yang terdiri dari Windows NT 3.x (NT 3.1, NT 3.50, NT 3.51), Windows NT 4.x (NT 4.0 dengan semua service pack miliknya), Windows NT 5.x (Windows 2000, Windows XP, dan Windows Server 2003), serta Windows NT 6.x (Windows Vista, Windows 7).
- FAT Sistem berkas FAT atau FAT File System adalah sebuah sistem berkas yang
menggunakan struktur tabel alokasi berkas sebagai cara dirinya
beroperasi. Untuk penyingkatan, umumnya orang menyebut sistem berkas FAT
sebagai FAT saja. Kata FAT sendiri adalah singkatan dari File
Allocation Table, yang jika diterjemahkan secara bebas ke dalam Bahasa
Indonesia menjadi Tabel Alokasi Berkas. Arsitektur FAT sekarang banyak
digunakan secara luas dalam sistem komputer dan kartu-kartu memori yang
digunakan dalam kamera digital atau pemutar media portabel.

- Setelah itu proses installasi berjalan, dan akan melanjutkan ke tahap installasi kedua.
- Sampai pada tahap "Regional and Languange Options" , klik "Next".
- Muncul "Personalize Your Software", isikan nama dan organisasi, Klik "Next".

- Sampai tahap "Product Key" isikan seralnya ,misal: 7QVT6-T2738-WRKJB-YKRVQ-XPK98.

- Klik "Next", dan isi nama ComputerName, lalu Klik "Next"

- Muncul Pengaturan zone waktu ,setting pada (GMT+07:00) ,klik Next.

- Tahap selanjutnya biarkan default, dan klik "Next". Typical
settings: Pada option ini settingan jaringan akan dibuat default
windows. Custom settings: Untuk mensetting jaringan kamu secara
manual lalu klik Next.
- Tahap selanjutnya biarkan default, klik "Next". Bila
kamu terhubung kejaringan local dengan domain pilih option Yes, lalu
isi dengan nama DOMAIN yang sama dengan DOMAIN jaringan kamu dan
sebaliknya jika tidak terhubung kejaringan atau terhubung tapi tanpa
DOMAIN pilih option No, sekali lagi tekan Next.

- Selanjutnya kamu tinggal mengeklik Ok,Next,Skip dan Finish juga diminta mengisikan nama kamu.
- Hingga kamu berada pada tampilan
Dekstop Windows seperti dibawah ini.

- Setelah itu keluarkan CD Driver Windows XP nyaa
- Jangan lupa untuk menginstall driver-driver yang belum terpasang yaaaaa...:D







ooo, ternyata gitu too
BalasHapusbaru tau kk
makasi ya kk infonyaa
sely, banjarmasin kk
iyaa kk
BalasHapussma2 lam knal yaa